Kintakun-collection.co.id – 3 Alasan Mengapa Kesabaran itu Baik untuk Kesehatan Anda. Secara umum, orang dengan kepribadian dan tipe orang yang mudah marah serta mendendam merupakan kalangan orang dengan tipe yang diindikasikan secara signifikan mudah terkena risiko penyakit jantung. 
Kesabaran Berita_wanita_Kintakun_collection | 3 Alasan Mengapa Kesabaran itu Baik untuk Kesehatan Anda
(Foto: Pinterest/A.L)

Jika Anda selama ini sudah berlatih menjadi orang yang sabar, ternyata hal tersebut merupakan hal yang baik bagi kesehatan Anda. Dilansir dari Rd.com, ternyata ketika Anda tidak sabar, bisa meningkatkan rasa stres. Dan beberapa fakta berikut ini turut mendukung baiknya ketika Anda bisa bersabar.

Kesabaran Berita_wanita_Kintakun_collection | 3 Alasan Mengapa Kesabaran itu Baik untuk Kesehatan Anda

1. Baik bagi jantung Anda
“Secara umum, orang dengan kepribadian dan tipe orang yang mudah marah serta mendendam merupakan kalangan orang dengan tipe yang diindikasikan secara signifikan mudah terkena risiko penyakit jantung,” ujar Christopher Lootens, PhD, yang merupakan pengajar psikologis klinis di High Point University di North Carolina, Amerika.

“Ada baiknya Anda mulai belajar meningkatkan rasa sabar dalam diri Anda untuk menurunkan risiko tersebut. Dan itu baik bagi jantung Anda,” tambah Dr. Lootens.

kesabaran Berita_wanita_Kintakun_collection | 3 Alasan Mengapa Kesabaran itu Baik untuk Kesehatan Anda

2. Tubuh Anda merasakan ketenangan
Dr. Lootens mengatakan bahwa efek dari ketidaksabaran bisa menyebabkan kesulitan bernapas, meningkan tensi otot, kekesalan baik secara verbal serta nonverbal, dan lainnya.

Ia menyarankan untuk menjalankan metode sikap “terbalik” saat Anda sedang kesal. “Ini termasuk teknik relaksasi seperti menarik napas dalam, relaksasi otot, atau dengan cara yang sedikit aneh yaitu membayangkan hal-hal yang menyenangkan saja,” ujar Dr. Lootens.

kepribadian Berita_wanita_Kintakun_collection | 3 Alasan Mengapa Kesabaran itu Baik untuk Kesehatan Anda

3. Meningkatkan empati
Ketika Anda bersabar, Anda menaikkan empati Anda. “Anda belajar toleransi, dan bisa mengerti lebih baik tentang perasaan orang lain. Dan tentu saja ini merupakan hal yang baik,” ucap Kimberly Hershenson, terapis perilaku kognitif yang bertempat tinggal di New York, Amerika.

 sumber : Metrotvnews.com, Jakarta