Kintakun-collection.co.id – Detergen Laundry Pod Sebaiknya Dijauhkan dari Anak-anak,  Sebuah studi menemukan bahwa cedera mata pada anak-anak akibat paket deterjen laundry meningkat sebanyak 30 persen pada 2012 hingga 2015. Sebanyak 1.200 anak berusia 4 tahun mengalami mata merah akibat bahan kimia yang terdapat di bahan pembersih tersebut.
Detergen Laundry Berita_wanita_Kintakun_collection | Detergen Laundry Pod Sebaiknya Dijauhkan dari Anak-anak, Ini Alasannya
(Foto: Foxnews)

Studi yang dipublikasikan di JAMA Ophthalmology tersebut berfokus pada kemasan detergen kemasan single yang beredar di pasaran pada 2012.

“Setiap pod terdiri campuran detergen yang dibungkus dalam sebuah lapisan tipis yang larut dalam air, yang terdiri dari kandungan polimer alkohol polivinil,” ujar Eric Moorhead, presiden dan ilmuwan di Good Chemistry LLC.

Cairan dalam pod tersebut tidak sama dengan detergan cair umumnya karena memiliki konsentrasi surfaktan yang lebih tinggi, zat kimia yang mampu menghilangkan noda.

Studi tersebut juga menemukan bahwa anak-anak yang mencederai diri mereka sendiri ketika benda tersebut robek dan tersemprot ke mata atau ke tangan sehingga mereka menggosoknya, dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang karena adanya luka bakar alkali.

“Zat tersebut menembus lebih dalam dan membakar lebih cepat, dan lebih tajam pada jaringan di mata,” ujar Dr. R. Sterling Harling, peneliti utama studi tersebut.

Studi yang dilakukan selama beberapa bulan tersebut menunjukkan bahwa anak kecil memiliki risiko terbesar untuk mengalami luka bakar okular kimia karena belum terlalu paham. Awalnya, para peneliti berasumsi para pekerja dewasa yang bekerja di pabrik dengan dominasi percikan kimia ke mata adalah korban utama.

Menurut studi tersebut, anak-anak sering keliru menilai pod sebagai permen atau mainan. Oleh karena itu, para peneliti mengingatkan orang tua agar tak meletakkan detergen jenis tersebut sembarangan.

Dalam menanggapi laporan yang diterbitkan, American Cleaning Institute (ACI) mengeluarkan pernyataan tentang komitmen mereka untuk mengurangi jumlah insiden dengan produk ini.

“Penting untuk dicatat bahwa, pada akhir 2016, lebih dari 99 persen dari volume paket cuci cair yang dikirim ke pengecer yang sesuai dengan standar ASTM,” demikian pernyataan tersebut.

sumber : Metrotvnews.com