perbedaan luar dan dalam negeri Berita_wanita_Kintakun_collection | Ini Perbedaan Berobat di Luar dan Dalam Negeri
Saat menjalani masa pengobatan, keadaan psikis pun harus dijaga agar tidak melemah dan pada akhirnya memengaruhi fisik. (Foto: Perfectvacation)

Kintakun-Collection.co.id- Saat menjalani masa pengobatan, keadaan psikis pun harus dijaga agar tidak melemah dan pada akhirnya memengaruhi fisik.

Hal tersebutlah yang menurut Ira Soelistyo selaku pendiri dan ketua YKAKI (Yayasana Kasih Anak Kanker Indonesia) membedakan jenis pengobatan di dalam dan luar negeri.

Ia menjelaskan, saat membawa anaknya pengobatan di Belanda tahun 1984, perbedaan sangat dirasakan dalam hal pengelolaan psikis.

Ia memilih membawa anaknya yang saat itu berusia 4 tahun dan didiagnosa terkena kanker darah (leukimia) ke Negeri Kincir Angin karena saran keluarga besar.

Berita_wanita_Kintakun_collection | Ini Perbedaan Berobat di Luar dan Dalam Negeri

“Setelah pengobatan dokter menyarankan kami untuk pergi berjalan-jalan. Mungkin karena melihat wajah saya yang kelelahan memikirkan anak yang sakit,” ujarnya dalam diskusi media #ALFACARTBERDEDIKASI, Dukung YKAKI (Yayasana Kasih Anak kanker Indonesia), Jumat (17/2/2017).

(Baca juga: Ini yang Membuat Orang Indonesia Lebih Suka Berobat ke Luar Negeri)

Berita_wanita_Kintakun_collection | Ini Perbedaan Berobat di Luar dan Dalam NegeriIa pun akhirnya mengikuti saran dokter dimana sepulang dari rumah sakit ia dan sang buah hati pergi berjalan-jalan ke tempat wisata di negara tersebut. Hal itu tentu membuat perasaannya lebih baik.

“Kami sekalian jalan-jalan. Namun karena anak sakit, dokter menyarankan untuk menghindari tempat yang ramai,” tambahnya.

Ira mengaku hal itu membuat dirinya merasa lebih baik secara psikologis sehingga dapat merawat anaknya dengan lebih maksimal.

Dalam pengobatan kanker anak, selain memikirkan anak, orangtua juga perlu mengatur perasaannya agar bisa mengurus anak dengan baik dan berpikir jernih untuk setiap keputusan yang diambil.

sumber : Metrotvnews.com, Jakarta: