yoga Berita_wanita_Kintakun_collection | Yoga Sering Direkomendasikan untuk Obati Nyeri Punggung
Yoga Sering Direkomendasikan untuk Obati Nyeri Punggung (Foto: gettyimages)

Kintakun-Collection.co.id-  Yoga sering direkomendasikan untuk obat nyeri punggung. Anda mungkin termasuk salah satu dari sebagian besar orang yang sering mengalami nyeri punggung. Sakit di bagian punggung ini memang bisa membuat tidak nyaman serta tak jarang menghambat aktivitas Anda.

Kini, American College of Phsicians memperbarui pedoman untuk para dokter menghindari obat-obatan pereda nyeri punggung dan beralih pada pengobatan alternatif seerti yoga, olahraga, akupuntur, terapi pijat, terapi perilaku kognitif atau terapi laser tingkat rendah.

Dokter juga diharuskan memberitahu pasien bahwa biasanya nyeri punggung bawah dapat membaik dari waktu ke waktu. Selain itu, dokter diingatkan untuk menghindari memberikan obat opioid.

Obat ini telah diketahui memiliki sebuah risiko tinggi untuk kecanduan dan overdosis. Opioid dapat diberikan jika memang ini adalah pengobatan lain tidak berhasil.

David N. Mainde, Direktur The Center for Interventional Pain Medicine at Mercy Medical Hospital mengatakan, tidak ada jenis terapi tertentu yang lebih baik dari jenis lainnya. Akupuntur bisa bermanfaat untuk nyeri punggung seperti Anda melakukan yoga.

Metode ini mungkin dapat membantu karena efek plasebo, di mana Anda terus optimis bahwa yoga dapat menghilangkan nyeri dan ternyata ini berhasil.

Namun, yoga memang dapat mengurangi rasa sakit punggung. Ini bisa terjadi mungkin karena yoga dapat membantu meningkatkan fleksibiltas dan kekuatan inti. Kedua hal ini tidak dimiliki mereka yang mengalami nyeri kronis.

Selain itu, bergerak lebih banyak dan membangun kekuatan juga dapat membantu mencegah sakit punggung. Tapi, perlu diingat bahwa pengobatan alternatif tersebut hanya bisa digunakan untuk nyeri kronis, bukan cedera atau nyeri punggung bawah yang menjalar ke area lain dari tubuh Anda.

Itu sebabnya, penting untuk tetap memeriksakan diri ke dokter jika Ana merasakan lemah, nyeri yang menjalar ke bagian tubuh lain, sakit lebih dari dua hingga tiga minggu atau sakit semakin cepat bertambah parah.

sumber : Metrotvnews.com, New York