Kintakun-collection.co.id- Serangan Jantung | Triclosan berkaitan erat dengan penyakit tiroid dan ketidakmampuan membunuh kuman resisten antibiotik. Kini, triclosan dapat berisiko memicu kerusakan jaringan otot dan jantung.
Serangan jantung Berita_wanita_Kintakun_collection | Sabun Antibakteri Picu Serangan Jantung?
(Foto: Wdy.h-cdn)

Sebagian besar dari Anda mungkin sudah mengetahui beberapa jenis makanan yang dapat memicu serangan jantung. Seperti, makanan cepat saji, makanan dengan lemak tak sehat ataupun makanan instan, seringkali disalahkan ketika serangan jantung datang.

Namun, para peneliti menemukan penyebab-penyebab baru yang mungkin memicu serangan jantung. Bahkan, mungkin Anda sering menggunakan atau mengonsumsinya setiap hari.

Ini adalah beberapa hal yang dapat memicu serangan jantung dan harus Anda hindari.

Serangan jantung Berita_wanita_Kintakun_collection | Sabun Antibakteri Picu Serangan Jantung?
1. Bahan kimia antilengket
Bahan kimia antilengket atau pembersih noda memang membuat Anda nyaman menggunakannya. Namun, dalam hal kesehatan, bahan kimia ini telah dikaitkan dengan infertilitas, kolesterol tinggi dan ADHD. Sebuah studi juga menunjukkan hubungan antara bahan kimia asam perfluorooctanoic (PFOA) dan penyakit jantung.

Peneliti menemukan, orang dengan tingkat PFOA tinggi dalam darah mereka dua kali lebih mungkin memiliki penyakit kardiovaskular dibandingkan mereka yang terpapar dalam tingkat rendah.

Jika Anda menggunakan wajan atau panci antilengket, ganti dengan bahan stainless steel atau kaca. Hindari juga menggunakan wadah makanan yang mengandung PFOA seperti wadah makanan cepat saji.

2. Perubahan iklim
Perubahan iklim yang terjadi di planet bumi juga dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Panas yang berlebihan mengarah pada pembentikan partikulat kecil di udara yang tercemar.

Partikel ini dapat bersarang dalam paru-paru Anda. Begitu kecilnya partikel ini membuat mereka dapat menghindar dari pertahanan tubuh alami Anda dan bermigrasi ke dalam aliran darah. Ini dapat membentuk plak yang menyumbat arteri dan bertanggung jawab untuk serangan jantung serta stroke.

Hindari hal ini dengan mengonsumsi suplemen minyak ikan. Sebuah studi dari Environmental Protection Agency and the National Institute for Environmental Health Sciences menemukan bahwa minyak omega-3 ikan dapat menurunkan kerentanan subyek terhadap efek polusi udara luar yang beracun.

Serangan jantung Berita_wanita_Kintakun_collection | Sabun Antibakteri Picu Serangan Jantung?3. Sabun antibakteri
Triclosan, bahan kimia pada sabun antibakteri dan pasta gigi diketahui membawa dampak buruk bagi kesehatan. Triclosan berkaitan erat dengan penyakit tiroid dan ketidakmampuan membunuh kuman resisten antibiotik. Kini, triclosan dapat berisiko memicu kerusakan jaringan otot dan jantung.

Hindari bahan ini dengan tidak menggunakan sabun antibakteri atau yang mengandung triclosan. Penelitian membuktikan, mencuci tangan dengan sabun biasa dan air tetap dapat bekerja dengan baik membunuh kuman.

(baca juga: 7 Tanda Serangan Jantung yang Sering Diabaikan Wanita)

4. Makanan kaleng
Racun kimia terkenal dalam makanan kaleng yang disebut bisphenol A atau BPA, dapat mengganggu hormon yang memicu mengembangkan kanker payudara, masalah emosional, obesitas dan ketidaksuburan. Kini, BPA juga dikaitkan sebagai pemicu penyakit jantung.

Serangan jantung Berita_wanita_Kintakun_collection | Sabun Antibakteri Picu Serangan Jantung?Sebuah studi pada 2011 lalu menemukan, meski terpapar BPA dalam dosis rendah, ini sudah dapat memicu bahaya jantung aritmia, detak jantung tidak menentu yang dapat menyebabkan kematian jantung mendadak. Orang sehat dengan kadar BPA yang tinggi lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit jantung.

Untuk menghindarinya, batasi makanan kaleng dan pilih makanan yang segar atau beku. Selain itu, waspadai penggunaan wadah plastik yang mengandung BPA. Sebaiknya, pilihlah gelas atau stainless steel sebagai wadah makanan atau minum. Jangan pernah memanaskan wadah plastik dalam microwave.

Serangan Jantung Berita_wanita_Kintakun_collection | Sabun Antibakteri Picu Serangan Jantung?
5. Kemacetan
Kemacetan lalu lintas perlahan dapat membunuh. Para ilmuwan telah menemukan hubungan antara polusi udara, kemacetan lalu lintas dan risiko serangan jantung. Peneliti Jerman menemukan mereka yang terjebak dalam kemacetan lalu lintas mengalami risiko 3,2 kali lebih tinggi mengalami serangan jantung dibandingkan mereka yang tidak terjebak lalu lintas.

6. Jenis seafood tertentu
Asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam ikan seharusnya melindungi jantung Anda, bukan membahayakan. Namun, Anda harus mengetahui betul jenis ikan yang tidak terkontaminasi merkuri tinggi sehingga dapat mengganggu respons tubuh terhadap stres, dan meningkatkan kemungkinan penyakit jantung.

Merkuri dapat mengganggu kadar alami hormon kortisol dalam tubuh dengan cara yang tidak sehat. Cobalah untuk menghindari konsumsi ikan tuna yang sering disebut mengandung tingkat merkuri tertinggi. Selain itu hindari juga ikan swordfish, king mackerel dan segala jenis hiu.

sumber:Metrotvnews.com, Jakarta