Kintakun-collection.co.id – Menurut sebuah studi tahun 2014, wanita yang cenderung terkena neurotik dan kepribadian tertutup memiliki risiko tertinggi terkena demensia.
demensia Berita_wanita_Kintakun_collection | Tinggal Dekat Jalan Raya Tingkatkan Risiko Demensia
 (Foto: Tufts)

Demensia adalah kumpulan penyakit dengan gejala-gejala yang mana mengakibatkan perubahan pada pasien dalam cara berpikir dan berinteraksi dengan orang lain. Seringkali, memori jangka pendek, pikiran, kemampuan berbicara dan kemampuan motorik terpengaruh. Beberapa bentuk demensia mengubah kepribadian pasien. Penderita demensia akan kehilangan kemampuan tertentu dan pengetahuannya yang telah didapatkan sebelumnya. Hal inilah yang terutama membedakan dengan kondisi lainnya yang mempengaruhi pikiran. Orang yang mengalami masalah pembelajaran, atau ber-IQ rendah tidak akan pernah memiliki kemampuan tertentu, tetapi orang yang terkena demensia akan kehilangan kemampuan yang telah didapatkannya. Demensia biasanya terjadi pada usia lanjut. Beberapa jenis demensia dapat diperlambat kemundurannya.

Sebuah studi baru menemukan bahwa tinggal di dekat jalan raya dapat meningkatkan risiko penurunan kemampuan kognitif seiring berjalannya waktu.

Meskipun penurunan kognitif adalah hal yang wajar, kebanyakan orang tak menyadari bahwa ada faktor lain yang dapat meningkatkan kemampuan kehilangan kekuatan otak tersebut.

Berdasarkan studi tersebut, terdapat hubungan yang nyata anatara tinggal di dekat jalan raya dengan risiko terkena demensia.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa dibandingkan dengan mereka yang tinggal lebih dari 300 meter dari jalan utama, mereka yang tinggal sekiat 50 meter dari jalan raya berisiko lebih tinggi untuk terkena penurunan kognitif akibat penuaan. Meskipun alasannya belum jelas, namun para peneliti tidak yakin polusi udara memberi pengaruh.

“Studi ini mengidentifikasikan, jalan raya dan polutan udara di lalu lintas kemungkinan menjadi faktor risiko untuk demensia, namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat risiko relasi antara polutan udara pada demensia dibandingkan faktor lain seperti merokok, kurang olahraga, dan kegemukan,” ujar David Reynolds, yang tidak terlibat dalam penelitian.

Sebelumnya, para peneliti juga sudah menemukan bahwa stres dan rasa cemas juga berkaitan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif pada wanita yang tinggal di dekat jalan raya.

Menurut sebuah studi tahun 2014, wanita yang cenderung terkena neurotik dan kepribadian tertutup memiliki risiko tertinggi terkena demensia. Stres seumur hidup dan mengalami bencana alam juga dapat meningkatkan risiko.

Studi lain juga mengungkapkan bahwa mereka yang mengalami bencana alam cenderung memiliki masalah mental seperti  gangguan stres pasca-trauma (PTSD), yang artinya dapat mempercepat penurunan kognitif.

sumber:Metrotvnews.com, Jakarta