Kintakun-Collection.co.id- Saat puasa tiba sering terjadi kekhawatiran, bagaimana nutrisi dan vitamin bagi si kecil dapat terpenuhi. Sehingga timbul pertanyaan di antara para ibu. Apakah saat puasa, si kecil perlu mengonsumsi multivitamin. Seperti yang dijelaskan dr. Deffy Leksani Anggar Sari kepada vemale, selama anak dalam kondisi yang sehat dan tidak sedang menjalani pengobatan medis atau mengidap suatu penyakit yang serius, maka sebenarnya tidak dibutuhkan multivitamin untuk si kecil.

si kecil Berita_wanita_Kintakun_collection | Minum Multivitamin Bagi si Kecil Saat Puasa, Penting Enggak Sih?

Hanya saja si kecil harus dipenuhi kebutuhan nutrisinya selama berpuasa. Berikut adalah beberapa contoh makanan saat sahur dan berbuka yang baik untuk anak yang sedang berpuasa:

Saat Sahur

Makanan untuk sahur harus mengandung semua zat gizi dalam komposisi seimbang serta jumlah cukup sesuai usia dan jenis kelamin anak. Konsumsilah makanan yang mempunyai indeks glikemik rendah, yaitu jenis makanan yang bisa meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh secara lambat tetapi bertahan lama. Contoh makanan yang mempunyai indeks glikemik rendah, antara lain: nasi merah, bulgur dan barley, spageti, anggur, pisang, jeruk, ubi jalar, kacang hijau, apel dan jus apel, serta susu rendah lemak.

Jenis makanan untuk sahur sebaiknya juga lebih mudah mengenyangkan, atau disebut memiliki fullness factor tinggi. Contoh makanan jenis ini, antara lain: taoge, semangka, anggur, wortel, jeruk, ikan kukus, dada ayam panggang, apel, sirloin kukus, kentang panggang, popcorn dan pisang.

Saat Berbuka

Untuk berbuka, si kecil sebaiknya mengonsumsi jenis makanan yang mempunyai indeks glikemik tinggi, yaitu jenis makanan yang bisa meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh secara cepat tetapi singkat. Contoh makanan dengan indeks glikemik tinggi, antara lain: bagel, donat, roti putih, corn flakes, wafel, kentang panggang, wortel dan semangka.

Selain itu, makanan yang dikonsumsi anak untuk berbuka ini juga harus mengandung semua zat gizi dalam komposisi seimbang serta jumlah cukup sesuai  usia dan jenis kelamin.

Bagaimana muda sekali bukan? Bantu si kecil untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya selama puasa. Agar puasanya lancar. Selamat mencoba dan semoga penjelasan ini bermanfaat.

Sumber: meetdoctor