Kintakun-Colection.co.id- Ratusan anak mengikuti pawai menggunakan andong di Kota Bandung, Jawa Barat, untuk memperingati Hari Kartini, Kamis 21 April. Sebanyak 60 andong beriringan memadati sebagian ruas Jalan dr Djundjunan atau Pasteur, Kota Bandung, mulai pukul 09.00 WIB.
hari kartini Berita_wanita_Kintakun_collection | Hari Kartini, Ratusan Anak di Kota Bandung Pawai Andong
Anak-anak yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK) se-Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, itu begitu antusias saat para guru pendamping meminta mereka segera naik andong. Dengan mengenakan pakaian adat berbagai daerah, mereka tampak ceria meski harus digendong saat naik kereta kuda itu.

“Saya bu mau naik. Saya bu,” teriak salah satu anak yang mengenakan pakaian adat Minang Kabau.

Sementara itu, Camat Sukajadi Yuddy Hermawan mengatakan, sebanyak 500 anak mengikuti pawai dalam memperingati Hari Kartini. Pawai andong ini merupakan tahun ke6 yang diselenggarakan oleh Kecamatan Sukajadi bekerjasama dengan Forum Komunikasi Taman Kanak-kanak (FKTK) Quran.

“Kegiatan ini setiap tahun kami lakukan untuk memperingati Hari Kartini. Tahun ini, ada 500 anak yang ikut dari 32 TK yang ada di Kecamatan Sukajadi,” kata Yuddy Hermawan saat ditemui Metrotvnews.com, di Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/4/2016).

Menurut Yuddy, andong sengaja dipilih untuk mengedukasi bahwa kereta kuda itu merupakan alat transportasi ramah lingkungan. Sebab Kota Bandung mulai sesak dengan kendaraan di setiap ruas jalan.

“Karena sekarang andong sudah menjadi alat transportasi yang langka. Tahunya mobil, angkutan kota, TMB (Trans Metro Bandung). Jadi supaya mereka tahu andong ini alat angkut dari dulu sampai sekarang dan ramah lingkungan,” kata dia.

Selain itu, kereta andong yang terbuka menjadi alasan bagi Yuddy untuk digunakan saat pawai. Dia ingin anak-anak mengenal lingkungan sekitar saat naik kendaraan sekaligus memberitahukan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang ruas jalan.

“Dan mereka juga tahu mengamati lingkungan dan juga mengetahui rambu-rambu lalu lintas. Mereka juga didampingi oleh guru dalam setiap andong. Jadi mereka juga diberikan arahan secara langsung,” ujar dia.

Sementara itu, rute yang dilalui mulai Jalan Pasteur, Jalan Sukajadi, melintasi Paris van Java, Jalan Sukamulya, dan kembali lagi ke Pasteur. Pawai ini mendapat pengawalan dari Kepolisian.

Selain pawai, peringatan Hari Kartini juga akan diisi dengan berbagai lomba. Di antaranya lomba puisi, mewarnai, hingga lomba hafal Ikra dan Al Quran di salah satu pusat perbelanjaan di daerah Pasteur.

“Ada 1.000 anak-anak nanti yang ikut berbagai lomba di Pasteur Hyper Point. Karena kami tidak ingin hanya memperingati tapi ada juga sesuatu yang bisa meningkatkan kualitas mereka,” kata Ketua FKTK Quran, Dahawenan.