Kintakun-Colection.co.id- Ada berbagai macam keseruan yang akan kita rasakan ketika melakukan camping atau berkemah di alam terbuka. Berada jauh dari rutinitas dan kehidupan modern kita sehari-hari akan membuat kita terbebas dari rasa stress dan beban pikiran yang sebelumnya menumpuk. Dengan mendekatkan diri ke alam, badan pun akan terasa lebih sehat, ringan, segar, dan bugar.

camping 1 Berita_wanita_Kintakun_collection | Buat Camping Makin Seru dengan Ide-Ide Unik dan Kreatif

Keseruan dalam camping juga bisa kita rasakan dengan melakukan berbagai macam kegiatan seperti memancing, berenang, mendaki, panjat tebing, jelajah hutan, dan masih banyak lagi. Walaupun pada akhirnya kita akan merasa sangat lelah dan letih, kegiatan seperti ini pasti akan memberikan kesan yang sepadan dengan segala keletihan tersebut.Akan tetapi, janganlah berpuas diri dahulu dengan kegiatan camping yang biasa-biasa saja.Keseruan dalam berkemah masih bisa kita tingkatkan lagi dengan berbagai ide-ide baru yang kreatif.Cobalah putar otak kalian dan pikirkan cara-cara unik yang bisa kita coba agar camping terasa berbeda dari biasanya.

Walaupun  menyenangkan, camping tentu juga tak luput dari masalah dan rasa kekurangnyamanan. Sebagian besar hal itu terjadi karena keterbatasan teknologi dan fasilitas yang kita miliki.Dari situ, kita juga bisa mencari trik-trik kreatif untuk dapat mensiasatinya sehingga kegiatan berkemah terasa jauh lebih nyaman.

Dengan bereksperimen seperti ini, akan ada pengalaman yang khas dalam setiap kesempatan camping yang kita lakukan. Sebagai contoh, berikut adalah beberapa tips untuk dicoba dalam kegiatan camping kita berikutnya:

1. Lantai Busa

Salah satu masalah ketidaknyamanan yang sering dialami ketika berkemah adalah masalah alas tidur dalam tenda. Biasanya, orang hanya menggelar selembar  tikar sederhana yang tipis untuk melindungi badan mereka dari tanah. Jika tanahnya datar dan lembut, mungkin hal ini tidak akan menjadi masalah yang mengganggu. Masalahnya, terkadang kita menemui tanah yang berbatu dan berkerikil. Kontur tanah yang semacam ini tentu tidak akan cukup tercover dengan selembar tikar yang tipis. Akibatnya, kita masih bisa merasakan keras dan tajamnya bebatuan tersebut saat berbaring di atas tikar.Hal ini tentu bisa sangat mengganggu kita waktu tidur.Orang yang belum terbiasa berkemah bahkan sampai tidak bisa tidur gara-gara masalah ini.

Cara unik untuk mensiasati hal ini adalah dengan memanfaatkan lantai busa yang banyak dijual di pasaran. Lantai busa umumnya berbentuk kotak-kotak seperti potongan puzzle yang kemudian dapat disusun dan disambungkan menjadi sebuah bidang yang lebih luas. Lantai busa ini biasanya digunakan untuk mendekorasi kamar anak.Lantai busa cukup praktis untuk dibawa karena ringan. Bentuknya yang kotak-kotak kecil pun tidak akan terlalu merepotkan. Tidak banyak kotak lantai yang perlu kita bawa karena luas tenda kita pun juga tidak seberapa.

Lantai busa jelas jauh lebih efektif daripada selembar tikar tipis untuk melindungi kita dari tekstur tanah yang tidak mengenakkan. Selain itu, lantai busa juga bisa membuat kita merasa lebih hangat karena badan kita tidak akan menempel terlalu dekat dengan tanah yang dingin. Dengan adanya busa sebagai alas tenda, kita pun dapat tidur dengan jauh lebih nyaman selama berkemah. Lantai busa juga bisa berperan sebagai dekorasi yang membuat interior tenda tampak lebih menarik.

2. Lampu Sederhana dengan Jerigen Air

Di tengah alam liar, tentu tidak akan ada jaringan listrik untuk mensuplai keperluan hidup kita sehari-hari, termasuk untuk urusan penerangan. Ketika berkemah, kita hanya bisa menggantungkan diri pada lampu baterai sebagai sumber cahaya di malam hari.Masalahnya, lampu baterai tidaklah terlalu besar sehingga seringkali kita harus tahan dengan cahaya yang redup. Ini tentu akan menyulitkan kita sesekali saat kita perlu cahaya yang lebih terang.

Membawa lampu yang lebih besar dan terang tentu akan merepotkan dan memberatkan. Apalagi kita juga tidak akan menggunakannya sepanjang waktu melainkan hanya sesekali saja.Sementara lampu minyak tanah bisa sangat membahayakan jika tersenggol dan terjatuh.

Untuk masalah ini, solusi cerdasnya adalah dengan membawa sebotol jerigen putih kosong dari rumah dan sebuah lampu baterai yang tidak perlu terlalu besar.Di tempat camping nanti, isi jerigen tersebut dengan air sampai penuh.Nyalakan lampu baterai dan ikatkan ke jerigen berisi air tersebut dengan posisi cahaya menempel ke permukaan jerigen, mengarah ke dalam air. Kombinasi air dan warna putih pada jerigen akan memancarkan cahaya dari lampu baterai tersebut. Akhirnya, cahaya yang ada pun jadi lebih terang.Cukup mudah dan efektif, bukan?Lampu ini jelas jauh lebih aman daripada lampu minyak tanah yang dapat menyebabkan kebakaran.

Jika kita menggantung lampu darurat sederhana ini di tengah tenda, cahayanya akan cukup untuk menerangi seluruh tenda. Tingkat keterangannya bahkan cukup untuk kegiatan membaca di dalam tenda. Lampu ini juga bisa bawa kemana-mana dengan mudah misalnya saat kita akan ke toilet atau saat sedang melakukan jelajah malam. Cahaya yang lebih terang tentu akan membuat kita dapat melihat lebih jelas saat di malam hari.

3. Buat Tempat Tidur Gantung(Hammock)

Pagi dan sore hari yang sejuk di alam bebas adalah saat yang paling nikmat untuk merilekskan badan dan bermalas-malasan sembari menikmati suasana alam.Asrinya pemandangan, segarnya udara, dan tenangnya suasana adalah kenikmatan yang efektif untuk menghilangkan segala beban dan rasa jenuh di kepala. Dengan bersantai seperti ini, badan dan pikiran akan terasa jauh lebih ringan.

Umumnya, orang hanya duduk di atas batu atau tanah untuk menikmati suasana santai seperti ini. Namun, ada cara lain agar bersantai terasa lebih menyenangkan yaitu dengan berbaring di atas tempat tidur ayun yang digantung pada batang pohon. Dalam bahasa inggris, barang seperti ini dikenal dengan istilah “hammockâ€.Berbaring sambil berayun tentu terasa lebih rileks daripada sekedar duduk atas tanah.Nikmatnya bahkan bisa membuat kita terlena dan mengantuk.

Membuat hammock tidaklah sulit.Kita hanya perlu segulung besar tali tambang untuk dianyam menjadi semacam jaring longgar yang cukup lebar dan panjang untuk ditiduri satu orang.Di kedua ujunganya, sisakan tali yang cukup panjang untuk kemudian kita ikatkan ke batang pohon yang kuat.Agar hammock terasa nyaman, lapisi dengan kain di atasnya.Jika menganyam tali tambang terasa cukup sulit, kita bisa langsung menggunakan kain lebar yang cukup kuat sebagai tempat tidurnya.Kita hanya tinggal mengikat ujungnya ke batang pohon dengan seutas tali.

4. Musik dengan Gelas Kertas

Di saat-saat santai seperti malam atau sore hari tentu akan terasa sepi jika tidak ada alunan musik yang menemani, apalagi jika kita berkemah dengan teman-teman. Serunya suasana saat sedang bercengkerama tentu akan lebih asyik dengan iringan musik yang bersemangat. Suasana seperti ini biasanya kita alami saat sedang menyalakan api unggun di malam hari. Setelah lelah beraktivitas seharian, memang asyik jika kita bisa bercanda santai dengan teman-teman sebelum waktunya untuk tidur.

Masalahnya, musik tersebut tidak akan terasa seru jika hanya diputar dengan volume yang kecil. Sementara kita tidak mungkin membawa sound system ke alam bebas agar bisa menyalakan musik dengan keras. Selain repot dan sangat berat, di alam bebas pun tidak mungkin kita bisa mendapatkan aliran listrik yang cukup kuat untuk menyalakannya.

Solusi jitu untuk masalah ini adalah dengan memanfaatkan gelas kertas sekali pakai sebagai pengeras suara. Gelas kertas umum dibawa saat berkemah karena praktis dan bisa didaur ulang.Cara menggunakan gelas kertas sebagai speaker musik pun sangat sederhana.Kita cukup memutar musik dengan handphone kita dengan volume maksimal.Kemudian, masukkan handphone ke dalam gelas yang kosong dan kering dengan posisi speaker berada di sisi bawah. Suara yang terpancar dari speaker handphone kemudian akan dipantulkan oleh permukaan dalam gelas sehingga menghasilkan suara yang lebih kencang.

5. Cerita Hantu

Dinginnya malam dan sunyinya hutan tempat kita berkemah pasti akan membuat bulu kuduk merinding. Suasana seperti ini sangatlah sempurna untuk sebuah cerita hantu yang menakutkan. Saat sedang berkumpul dan menyalakan api unggun adalah saat yang tepat bagi kita untuk menceritakan sebuah cerita yang seram kepada teman-teman.

Dari beberapa teman yang kita ajak camping bersama, pasti setidaknya ada satu anak yang benar-benar penakut sehingga bisa kita jahili dengan kisah seram yang kita ceritakan. Bermain-mainlah dengan intonasi suaramu ketika bercerita agar terdengar lebih dramatis. Misalnya, pelankan suaramu sepelan bisikan di saat-saat menegangkan dan keraskan suaramu tiba-tiba saat ada kejutan dalam ceritamu.Sesekali, arahkan senter ke wajah saat cerita sampai di bagian kemunculan hantunya.

Jika kita berkemah bersama keluarga, cerita seram bisa jadi ide yang kurang tepat untuk dilakukan, apalagi bila ada anak-anak yang masih kecil yang ikut berkemah bersama kita. Jika dipaksakan, mereka akan ketakutan dan terus terbayang-bayang. Akhirnya, kita sendirilah yang akan kerepotan karena harus menemani mereka sepanjang malam dan berusaha keras meyakinkan mereka bahwa hantu itu tidak akan mengganggu kita selama camping.

6. Mencoba Resep Sederhana

Camping identik dengan hidup sederhana, termasuk dalam urusan makanan.Orang yang berkemah biasanya hanya makan ala kadarnya untuk menghindari rasa lapar ketika berada di alam bebas.Sebagian orang membawa bekal mie instant dan sereal untuk dimakan selama camping. Sebagian lain malah membeli makanan siap saji di luar area kemah. Bagi yang agak niat memasak, paling hanya membakar daging secara langsung di atas api unggun tanpa menggunakan bumbu tambahan maupun teknik memasak khusus.Bagi mereka, makan ala kadarnya seperti ini sudah merupakan hal yang wajar saat berkemah.Ini adalah bagian dari konsekuensi untuk tinggal jauh dari kehidupan modern.Umumnya, mereka tidak berkeberatan dengan itu.

Padahal sebenarnya, berkemah bukanlah menjadi penghalang untuk kita dapat menikmati makanan enak hasil masakan tangan sendiri.Dengan berpikir kreatif dan berusaha mencari, kita dapat menemukan banyak resep masakan yang bisa dipraktekkan saat berkemah nanti.Untuk dapat memasak selama kemah, kita perlu membawa beberapa perlengkapan memasak. Ini tentu akan sedikit merepotkan kecuali kita datang ke lokasi perkemahan dengan mobil pribadi. Untuk mensiasatinya, pilihlah beberapa resep yang menggunakan peralatan yang sama jadi kita tidak perlu membawa terlalu banyak ragam peralatan memasaknya.

Untuk bahan makanannya, sebagian kita bisa mengolahnya terlebih dahulu di rumah sampai setengah matang sehingga nanti di area perkemahan kita hanya perlu memanaskannya saja sampai matang.Jika perlu membawa bahan mentah, kita harus mensortir dan memastikan bahan tersebut bisa bertahan di suhu normal karena tidak akan ada kulkas di areal perkemahan nanti. Agar tidak merepotkan, perhitungkan berapa banyak bahan makanan yang perlu kita bawa dari setiap jenisnya untuk mencegah kita membawa terlalu banyak.

7. Cooler Box

Satu lagi alat yang bisa banyak menambah keasyikan saat camping adalah cooler box.Cooler box adalah alat semacam peti yang bisa digunakan untuk menyimpan berbagai jenis makanan dan minuman dan menjaganya agar tetap dingin.Kemampuan cooler box memang tidak bisa menyaingi kulkas dalam menjaga rendahnya suhu makanan.Akan tetapi, kotak ini cukup untuk memastikan kesegaran makanan dan minuman selama beberapa jam.

Cooler box bisa kita manfaatkan untuk menyimpan bahan mentah dan bahan setengah jadi yang kita bawa dari rumah untuk dimasak saat camping. Menyimpannya di cooler box akan membuat bahan tersebut tidak cepat basi, membusuk, atau rusak. Cooler box juga efektif untuk menyimpan minuman dingin yang menyegarkan. Minuman semacam ini tentu akan sangat menyenangkan untuk dikonsumsi, terutama setelah seharian lelah berjalan menjelajah hutan, mendirikan tenda, dan aktivitas lainnya.

Bekukan semua minuman yang ingin kita bawa dan simpan di bagian bawah cooler box. Minuman tersebut akan mencair  dalam beberapa waktu dan siap untuk dikonsumsi tepat ketika kita memerlukannya. Siapkan juga dua atau tiga jerigen air yang sudah dibekukan dan letakkan di dasar cooler box. Jerigen es ini akan menjaga kedinginan suhu box lebih lama sehingga semua makanan dan minuman yang ada bisa terjaga lebih lama pula. Air dalam jerigen ini akan mencair secara perlahan dan bertahap. Ini berarti, kita bisa minum air dingin kapanpun kita mau bahkan walaupun kita sedang berada di tengah belantara hutan yang tidak dialiri listrik.

Pada dasarnya, kegiatan berkemah itu sendiri sudah cukup menyenangkan. Berada di tengah alam tentu akan membuat jiwa merasa bebas, tenang, dan tak ada beban. Akan tetapi, kesenangan tersebut dapat kita tingkatkan lagi menjadi beberapa kali lipat dengan berbagai macam ide yang unik dan kreatif. Ide-ide semacam ini juga cukup efektif untuk meningkatkan minat berkemah bagi mereka-mereka yang awalnya kurang tertarik.Bahkan untuk orang yang terbiasa berkemah, cara-cara ini bisa memberi mereka pengalaman baru atau sensasi tersendiri yang belum pernah mereka alami sebelumnya.

Lalu, bagaimana dengan kamu? Adakah ide unik lain yang kamu punya untuk keseruan kegiatan berkemahmu selanjutnya?