Kintakun-collection.co.id – Sejak tahun 2013 lalu, pemerintah resmi menetapkan tanggal 9 Maret sebagai peringatan Hari Musik Nasional. Konon tanggal 9 Maret dipilih karena bertepatan dengan harui lahirnya komposer besar Indonesia, WR Supratman.

Tujuan diperingati Hari Musik Nasional tidak lain adalah untuk memberikan apresiasi bagi pada insan musik di tanah air. Selain itu, hari ini juga berupaya menjadikan musik nasional menjadi raja di rumahnya sendiri.

Dalam Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 tersebut juga diinformasikan penetapan Hari Musik Nasional lebih dinilai karena musik adalah ekspresi budaya yang bersifat universal dan multidimensional, yang mempresentasikan nilai-nilai luhur kemanusian, serta memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.

Namun sepertinya, perjuangan para musisi Tanah Air masih cukup panjang. Ini terbukti bahwa musik Indonesia seolah kesulitan untuk berjaya di negeri sendiri. Musik Indonesia seolah terpuruk dan tidak bisa berjaya di negerinya sendiri?

Pembajakan bertanggung jawab atas terpuruknya musik Indonesia. Tahukah gLadies bahwa potensi kerugian musik Indonesia akibat pembajakan itu nyaris menyentuh nilai 4,7 Triliun rupiah?

Selain itu, tentu saja masih banyak faktor lain yang membuat musik Indonesia bergitu terpuruk di negerinya sendiri. Daya beli masyarakat yang rendah serta banyaknya situs download online ilegal juga membuat industri musik Indonesia menjadi lesu. Semoga saja, pemerintah bisa membuat kebijakan yang akan melindungi musik negeri kita dan menjadikanya tuan rumah di negara mereka sendiri.